About

Welcome To My Blog
 
Sabtu, 20 Oktober 2012

Sejarah Jaringan Komputer

0 komentar

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer#Sejarah

Sejarah

ini model Distributed Processing
Sejarah jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken.[3] Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama.[3] Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.[3]
Kemudian ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System).[4] Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan.[4] Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer.[4] Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.[4] Departemen Pertahanan AmerikaU.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik pada tahun 1969.[5] Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.[5] Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.[5] Dan pada tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing).[3] Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer.[3] Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.[3]
Ini adalah Model Time Sharing System (TSS)
Pada tahun 1972Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program surat elektonik (email) yang dibuatnya setahun yang lalu untuk ARPANET.[5]Program tersebut begitu mudah untuk digunakan, sehingga langsung menjadi populer.[5] Pada tahun yang sama yaitu tahun 1972, ikon at (@) juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”.[5] Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat.[5] Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet.[5] Pada tahun yang sama yaitu tahun 1973, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahnmempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network (Internet).[5] Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.[5] Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan surat elektronik dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern.[5] Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network.[5]
Peta logika dari ARPANET
Tom TruscottJim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET (User Network) pada tahun 1979.[6]Tahun 1981France Telecom menciptakan sesuatu hal yang baru dengan meluncurkan telepon televisi pertama, di mana orang bisa saling menelepon yang juga berhubungan dengan video link.[6]
Seiring dengan bertambahnya komputer yang membentuk jaringan, dibutuhkan sebuah protokol resmi yang dapat diakui dan diterima oleh semua jaringan.[6] Untuk itu, pada tahun 1982 dibentuk sebuah Transmission Control Protocol (TCP) atau lebih dikenal dengan sebutan Internet Protocol(IP) yang kita kenal hingga saat ini.[6] Sementara itu, di Eropa muncul sebuah jaringan serupa yang dikenal dengan Europe Network (EUNET) yang meliputi wilayah BelandaInggrisDenmark, dan Swedia.[6] Jaringan EUNET ini menyediakan jasa surat elektronik dan newsgroup USENET.[6]
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan Sistem Penamaan Domain atau domain name system, yang kini kita kenal dengan DNS.[5] Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih.[5]Pada 1987, jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10000 lebih.[5]
Jaringan komputer terus berkembang pada tahun 1988Jarkko Oikarinen seorang berkebangsaan Finlandia menemukan sekaligus memperkenalkan Internet Relay Chat atau lebih dikenal dengan IRC yang memungkinkan dua orang atau lebih pengguna komputer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan (Chatting ).[6] Akibatnya, setahun kemudian jumlah komputer yang saling berhubungan melonjak 10 kali lipat.[6] tak kurang dari 100000komputer membentuk sebuah jaringan.[6] Pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee merancang sebuah programe penyunting dan penjelajah yang dapat menjelajai komputer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk jaringan.[6] Programe inilah yang disebut Waring Wera Wanua atau World Wide Web.[6]
Komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer pada tahun 1992.[5] Dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing (menjelajah).[5] Dan pada tahun1994, situs-situs di internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya berbelanja melalui internet atau virtual-shopping atau e-retail muncul di situs.[5] Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus tahun kelahiran Netscape Navigator 1.0.[5]

[sunting]
Klasifikasi

Contoh model jaringan Klien-Server
Klasifikasi jaringan komputer terbagi menjadi :
  1. Berdasarkan geografisnya, jaringan komputer terbagi menjadi Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN), Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), dan Jaringan wilayah luas atau Wide Area Network (WAN).[7][8] Jaringan wilayah lokal]] merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau tempat yang berukuran sampai beberapa 1 - 10 kilometer.[7][3] LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan stasiun kerja (workstation) dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya pencetak (printer) dan saling bertukar informasi.[3] Sedangkan Jaringan wilayah metropolitan merupakan perluasan jaringan LAN sehingga mencakup satu kota yang cukup luas, terdiri atas puluhan gedung yang berjarak 10 - 50 kilometer.[8][7] Kabel transmisi yang digunakan adalah kabel serat optik (Coaxial Cable).[8] Jaringan wilayah luas Merupakan jaringan antarkota, antar propinsi, antar negara, bahkan antar benua.[8] Jaraknya bisa mencakup seluruh dunia, misalnya jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia, atau jaringan yang menghubungkan semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh dunia.[8] Media transmisi utama adalah komunikasi lewat satelit, tetapi banyak yang mengandalkan koneksi serat optik antar negara.[8]
  2. Berdasarkan fungsi, terbagi menjadi Jaringan Klien-server (Client-server) dan Jaringan Ujung ke ujung (Peer-to-peer).[8] Jaringan klien-server pada ddasaranya ada satu komputer yang disiapkan menjadi peladen (server) dari komputer lainnya yang sebagai klien (client).[8] Semua permintaan layanan sumberdaya dari komputer klien harus dilewatkan ke komputer peladen, komputer peladen ini yang akan mengatur pelayanannya.[8] Apabila komunikasi permintaan layanan sangat sibuk bahkan bisa disiapkan lebih dari satu komputer menjadi peladen, sehingga ada pembagian tugas, misalnya file-serverprint-serverdatabase server dan sebagainya. Tentu saja konfigurasi komputer peladen biasanya lebih dari konfigurasi komputer klien baik dari segi kapasitas memori, kapasitas cakram keras {harddisk), maupun kecepatan prosessornya. Sedangkan jaringan ujung ke ujung itu ditunjukkan dengan komputer-komputer saling mendukung, sehingga setiap komputer dapat meminta pemakaian bersama sumberdaya dari komputer lainnya, demikian pula harus siap melayani permintaan dari komputer lainnya. Model jaringan ini biasanya hanya bisa diterapkan pada jumlah komputer yang tidak terlalu banyak, maksimum 25, karena komunikasi akan menjadi rumit dan macet bilamana komputer terlalu banyak.
  3. Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:
    1. Topologi bus
    2. Topologi bintang
    3. Topologi cincin
    4. Topologi mesh
    5. Topologi pohon
    6. Topologi linier
  4. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
    1. Jaringan terpusat
      Jaringan ini terdiri dari komputer klien dan peladen yang mana komputer klien yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer peladen.
    2. Jaringan terdistribusi
      Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer peladen yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan tertentu.
  5. Berdasarkan media transmisi data
    1. Jaringan Berkabel (Wired Network)

    1. Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
    2. Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
Read more...

Fungsi Jaringan

0 komentar


Fungsi Jaringan

Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:

* Client-server

Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.

* Peer-to-peer

Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.
Read more...

Pengenalan Jaringan

0 komentar


Pengenalan Jaringan


WiFi

Sumber : http://belajarit.um.ac.id/index.php/jaringan.html?start=5

Wi-Fi kependekan dari Wireless Fidelity, adalah standar yang dibuat oleh konsorsium
perusahaan produsen piranti W-LAN; Wireless Ethernet Communications Alliance untuk
mempromosikan kompabilitas perangkat 802.11.
Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN),
namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses  internet . Hal ini memungkinan
seseorang dengan  kompute
r  denga
n kartu nirkabel (
wireless card
) atau
personal digital assistant
 (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal
dengan
hotspot
) terdekat.
Spesifikasi Wi-Fi Spesifikasi Kecepatan Frekuensi
Band Cocok
dengan
802.11b 11  Mb/s 2.4  GHz b
802.11a 54 Mb/s 5 GHz a
802.11g 54 Mb/s 2.4 GHz b, g
802.11n 100 Mb/s 2.4 GHz b, g, n
Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika
Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan
standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya
tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan
Wireless Metropolitan Area Network
 (WMAN).
 1 / 2WiFi
Written by Administrator
Thursday, 10 September 2009 12:39 - Last Updated Thursday, 08 October 2009 11:13
Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang
digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan
Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan
bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.
Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g)
beroperasi pada 2.400
MHz
 sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing
5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:
    -   Channel  1 - 2,412 MHz;
    -   Channel 2 - 2,417 MHz;
    -   Channel 3 - 2,422 MHz;
    -   Channel 4 - 2,427 MHz;
    -   Channel 5 - 2,432 MHz;
    -   Channel 6 - 2,437 MHz;
    -   Channel 7 - 2,442 MHz;
    -   Channel 8 - 2,447 MHz;
    -   Channel 9 - 2,452 MHz;
    -   Channel 10 - 2,457 MHz;
    -   Channel 11 - 2,462 MHz
Read more...
Selasa, 09 Oktober 2012

PERBANDINGAN WINDOWS, UNIX DAN LINUX

0 komentar

PERBANDINGAN WINDOWS, UNIX DAN LINUX

UNIX
Keuntungan :
Sistem file stabil untuk database, server Internet, Intranet, file-server, Internet-client
pengembangan Java. Stabilitas yang terkenal dan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan
Windows NT. Telah tersedia sistem operasi Unix versi â€Å“hampir” gratis.
Kelemahan :
Harga sistem operasi komersial yang mahal.
Kecepatan inovasi Linux lama kelamaan mendesak sistem Unix komersial.
Penawaran sistem operasi Unix versi â€Å“hampir” gratis tak sebaik sistem operasi Unix komersial.
Driver hardware yang kurang menyenangkan pada versi â€Å“hampir” gratisnya.

Linux
-   Linux adalah sistem yang Open Source
-   Freeware yaitu software yang bersifat free tanpa ada tuntutan dari hak cipta
-   Minimal hardware yaitu tidak begitu membutuhkan hardware yang terlalu besar kapasitasnya maupun biayanya.
-   Stabilitas yaitu stabil digunakan sebagai apa saja, baik Server maupun Client
-   Shared Libraries tidak merusak sistem lainnya jika di install dengan versi yang lainnya. Sistem yang digunakan dapat berjalan seperti biasanya.
-   Kebal virus tidak terserang virus apapun seperti yang terjadi pada Windows
-   Dapat menggunakan TCP/IP
-   Mendukung File System 32 Bit
-   Multi User
-   dapat menggunakan User yang sama berulang kali tanpa harus menutup sesi yang sebelumnya di buka.
-   Multitasking memungkinkan mengakses data secara bersamaan tanpa terjadinya hang pada komputer.
-   Pemanfaatan memory secara optimal dengan membuat virtual memory
-   Login User tanpa batas
-   Mendukung 34 madan Akses Sistem File yang berbeda
-   Menyediakan Emulator
-   Partition Mounting yaitu dapat membagi partisi seperti MS Windows
-   Linux dilengkapi juga dengan Proxy Server Local yang biasa digunakan oleh ISP  dan juga kampus-kampus di seluruh dunia
-   Dapat digunakan sebagai Web Server
-   Dapat digunakan sebagai FTP Server
-   Dilengkapi dengan Firewall
-   Shell Programmable
-   menyediakan semua Program dan aplikasi networking yang di butuhkan dalan satu CD
kelemahan
-   Sistem operasi yang digunakan sama sekali berbeda dengan Windows sehingga perlu waktu dan tenaga untuk belajar menggunakannya.
-   Penggunaan WYSYWYG (What You See is What You Get) belum bisa secara menyeluruh, sehingga diperlikan trik tersendiri untuk menggunakannya.
-   . Sulit bagi pengguna awam untuk beradaptasi
Anda telah menggunakan MS Windows sejak tahun 1995 hingga kini? Maka Anda akan mengalami kesulitan saat mengoperasikan Linux. File System, Hirarki File, Hak Akses, Format File-nya sangat berbeda dengan MS Windows
-   Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux.
-   Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.

Microsoft Windows
Keunggulan
-GUI yang familiar
-Dukungan driver yang lebih banyak
MS Windows memiliki dukungan driver hardware yang lebih banyak dibandingkan Linux.
 -Banyak aplikasi berbasis MS Windows
-lebih mudah untuk menginstal aplikasi pada MS Windows dibandingkan pada Linux, yang
terkadang harus di-configure terlebih dahulu dan Banyak gratisan GPL dan Freeware
ditawarkan untuk  Windows
kelemahan windows
1 Harga yang mahal
Anda harus mengeluarkan uang sekitar $100 atau lebih untuk membeli sistem operasi MS Windows.
2. Rentan virus dan hacking
banyak virus komputer yang menyerang sistem operasi ini
3. Tidak ada sistem keamanan yang tangguh
Kecuali MS Windows 2000 dan XP, pada MS Windows 9.x/Me, hampir tidak memiliki sistem
keamanan yang dapat membuat komputer Anda aman dari tangan-tangan jahil.
Read more...

Setting Mikrotik Untuk Warnet

0 komentar
Cara Setting Mikrotik untuk warnet

Langkah 1 Cara Setting Mikrotik Untuk Warnet
Install/Siapkan mikrotik OS

Langkah 2
Set Ip Address Tiap interface

Code:
ip address add address=10.10.10.1/24 interface=ether1
ip address add address=10.10.11.2/24 interface=ether2

Langkah 3
Setting DNS Resolver Mikrotik dan PC

Code:
ip dns static add name=sobatkucyber.com address=10.10.10.1
ip dns set primary-dns=10.10.11.2 secondary-dns=202.134.1.1 allow-remote-requests=yes

Langkah 4
Masqurade Jaringan LAN
Code:
ip firewall nat add chain=srcnat src-address=10.10.10.0/24 action=masquerade

Langkah 5
Memberikan Nama Router
Code:
system identity set name=sobatku

Langkah 6
Set jam Otomatis
Code:
system  ntp client set primary-ntp=0.pool.ntp.org secondary-ntp=3.pool.ntp.org enabled=yes

Langkah 7
Menentukan Default Routing

Code:
ip route gateway=10.10.11.1

Langkah 8
Membuat Mark Connection yang nantinya di pakai untuk memilah Paket

Code:
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.100 action=mark-connection new-connection-mark=billing
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.101 action=mark-connection new-connection-mark=pc1
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.102 action=mark-connection new-connection-mark=pc2
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.103 action=mark-connection new-connection-mark=pc3
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.104 action=mark-connection new-connection-mark=pc4
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.105 action=mark-connection new-connection-mark=pc5
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.106 action=mark-connection new-connection-mark=pc6
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.107 action=mark-connection new-connection-mark=pc7
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.108 action=mark-connection new-connection-mark=pc8
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.109 action=mark-connection new-connection-mark=pc9
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.110 action=mark-connection new-connection-mark=pc10

Langkah 9
Membuat mark packet untuk Queue, yang didapat dari mark connection

Code:
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=billing action=mark-packet new-packet-mark=billing
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc1 action=mark-packet new-packet-mark=pc1
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc2 action=mark-packet new-packet-mark=pc2
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc3 action=mark-packet new-packet-mark=pc3
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc4 action=mark-packet new-packet-mark=pc4
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc5 action=mark-packet new-packet-mark=pc5
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc6 action=mark-packet new-packet-mark=pc6
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc7 action=mark-packet new-packet-mark=pc7
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc8 action=mark-packet new-packet-mark=pc8
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc9 action=mark-packet new-packet-mark=pc9
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc10 action=mark-packet new-packet-mark=pc10

Langkah 10
Membuat Parent tertinggi Queue
Code:
queue tree add name=sobatku parent=ether2 max-limit=10000000

Langkah 11
Membuat Queue per terminal

Code:
queue tree add name=pcbil packet-mark=billing parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc1 packet-mark=pc1 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc2 packet-mark=pc2 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc3 packet-mark=pc3 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc4 packet-mark=pc4 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc5 packet-mark=pc5 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc6 packet-mark=pc6 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc7 packet-mark=pc7 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc8 packet-mark=pc8 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc9 packet-mark=pc9 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc10 packet-mark=pc10 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000

Cara Setting Mikrotik Untuk Warnet Untuk CIR dan MIR dapat di sesuaikan dengan kesiapan Bandwidth yang didapat dari ISP.Saran untuk setting CIR adalah total dari jumlah PC yang di queue kan jika di kalikan dengan Nilai CIR tidak melebihi Bandwidth minimal yang bisa di dapat dari ISP biasanya menggunakan 64k, total dari 64kx11 PC sekitar 700an kbps. Jika Sobat yakin ISP Sobat bisa memberikan 1 mbps pada saat peak time, Sobat dapat mendapatkan Nilai CIR dari total Bandwidth di bagi jumlah PC.
Read more...
 
Jaringanku © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here

animasi beregerak naruto